Kalau mendengar kata mochi, sebagian besar orang langsung terbayang kue kenyal ala Jepang yang sering muncul di anime atau toko dessert modern. Tapi siapa sangka, makanan mungil ini ternyata sudah lama berpetualang hingga ke Indonesia dan akhirnya jadi bagian dari camilan khas di beberapa daerah.
Awal Mula Mochi: Bukan Cuma Jepang
Mochi memang identik dengan Jepang, terutama karena perannya dalam berbagai tradisi, dari perayaan tahun baru hingga upacara adat. Kompas.com mencatat bahwa mochi sudah lama menjadi bagian penting dari kuliner Jepang dan dikenal sebagai makanan berbahan dasar tepung ketan dengan tekstur lembut dan lengket.
Namun, cerita tentang mochi tidak berhenti di Jepang saja. Di berbagai negara Asia Timur, makanan berbahan ketan sebenarnya sudah lama hadir dalam bentuk yang mirip. Jadi, mochi adalah bagian dari tradisi pangan ketan yang lebih luas di kawasan Asia.
Masuknya Mochi ke Indonesia
Lalu, bagaimana mochi bisa sampai ke sini?
Menurut buku Kuliner Semarangan karya Murdjitati Gardjito dkk. (2019), mochi mulai masuk ke Indonesia sekitar tahun 1960-an melalui komunitas Tionghoa, terutama di wilayah pesisir Jawa. Dari sinilah mochi mulai dikenal, diproduksi secara rumahan, lalu menyebar ke berbagai kota.
Yang menarik, sejak masuk Indonesia, mochi tidak dibiarkan “apa adanya”. Masyarakat lokal mulai menyesuaikannya dengan selera dan bahan yang tersedia. Hasilnya? Varian mochi dengan isian kacang tanah, gula, bahkan warna-warni yang tidak ada di versi Jepang.
Sukabumi: Kampung Halamannya Mochi Indonesia
Kalau bicara mochi Indonesia, nama Sukabumi pasti langsung muncul. Kota ini sudah lama dikenal sebagai pusat oleh-oleh mochi, terutama “mochi lampion” atau “mochi Kaswari Lampion”.
Menurut laporan Kompas.com, mochi Sukabumi sudah populer sejak era 1980-an dan kini menjadi salah satu ikon kuliner kota tersebut. Bahkan pada 2022, mochi Sukabumi secara resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Pemerintah Jawa Barat. Jadi, keberadaannya bukan sekadar camilan, tapi sudah diakui sebagai bagian dari budaya lokal.
Kini Jadi Bagian dari Camilan Nusantara
Sekarang, mochi mudah ditemui di berbagai kota di Indonesia. Bukan cuma Sukabumi, tapi juga Semarang, Bandung, hingga penjual dessert modern. Varian rasanya pun makin beragam, dari kacang asli hingga cokelat, matcha, atau keju.
Perjalanan mochi di Indonesia membuktikan satu hal: makanan bisa jadi jembatan budaya. Dari Asia Timur sampai ke Jawa Barat, mochi berubah bentuk, rasa, dan identitas, hingga akhirnya jadi bagian dari camilan Nusantara yang dicintai banyak orang.
